Kadang banyak yang mengiranya kalau membuat website yang ramai pengunjung harus dimulai dengan artikel SEO yang panjang atau desain yang menarik. Padahal, langkah pertama yang sering terlupakan justru ada pada riset keyword. Cara riset keyword untuk website sebenarnya tidak harus mahal. Saat ini tersedia banyak tools gratis yang bisa membantu pemula menemukan kata kunci yang benar-benar dicari oleh pengguna internet.
Baca Juga: Xiaomi Redmi Note 17 untuk Menulis Artikel SEO, Apa Mungkin?
Ada kabar baiknya, Anda tidak perlu langsung berlangganan software SEO berbiaya jutaan rupiah. Dengan memanfaatkan beberapa keyword tools gratis, proses mencari ide artikel bisa menjadi lebih mudah, cepat, dan tetap akurat. Yang terpenting adalah memahami cara menggunakannya sesuai kebutuhan.
Riset Keyword Masih Sangat Penting
Setiap hari, Google memproses miliaran pencarian dari pengguna di seluruh dunia. Artinya, selalu ada orang yang sedang mencari jawaban, produk, atau layanan tertentu. Jika website Anda membahas topik yang memang dicari, peluang mendapatkan pengunjung organik tentu akan lebih besar.
Inilah alasannya kenapa cara riset keyword untuk website menjadi dasar dalam strategi SEO. Tanpa riset, Anda hanya menebak-nebak topik yang mungkin diminati. Sebaliknya, riset keyword membantu membuat keputusan berdasarkan data.
Selain itu, proses cara mencari keyword juga dapat membantu mengetahui:
- Topik yang sedang banyak orang cari saat ini dan yang lalu-lalu.
- Tingkat persaingan suatu kata kunci.
- Variasi keyword yang lebih spesifik.
- Ide artikel baru yang belum pernah terpikirkan.
Cara Riset Keyword Untuk Website Pakai Tools yang Gratis

Google Keyword Planner
Ini termasuk tools resmi dari Google. Google Keyword Planner merupakan salah satu tools gratis yang paling banyak digunakan. Awalnya memang dibuat untuk pengiklan Google Ads, tetapi data yang tersedia juga sangat bermanfaat untuk kebutuhan SEO.
Melalui tools ini, Anda dapat melihat estimasi volume pencarian bulanan, tingkat persaingan, hingga rekomendasi keyword yang masih berkaitan dengan topik utama.
Misalnya, ketika memasukkan kata “sepatu kulit”, Google akan menampilkan berbagai variasi seperti “sepatu kulit pria”, “sepatu kulit formal”, hingga “cara merawat sepatu kulit”.
Bagi pemula yang sedang belajar cara riset keyword seo gratis, tools ini menjadi titik awal yang sangat baik karena datanya berasal langsung dari Google.
Google Trends
Di sini akan bisa tahu apa yang jadi tren pencarian. Tidak semua keyword memiliki popularitas yang sama sepanjang tahun. Ada kata kunci yang meningkat saat musim tertentu, lalu kembali menurun.
Google Trends membantu melihat perubahan tersebut dalam bentuk grafik yang mudah dipahami. Anda juga dapat membandingkan dua atau lebih keyword sekaligus.
Sebagai contoh, Anda bisa membandingkan pencarian “AC inverter” dengan “AC hemat listrik”. Dari sana akan terlihat mana istilah yang lebih sering digunakan masyarakat. Bagi yang ingin melakukan cara mencari keyword berdasarkan tren terbaru, Google Trends menjadi salah satu pilihan yang sangat praktis.
Google Search (Autocomplete dan People Also Ask)
Bisa mengatakannya ini jadi sumber ide langsung dari pengguna. Banyak orang tidak menyadari bahwa kotak pencarian Google sendiri merupakan salah satu keyword tools gratis terbaik.
Saat mulai mengetik sebuah kata, Google akan menampilkan saran pencarian otomatis atau Autocomplete. Saran tersebut berasal dari pencarian pengguna yang paling sering dilakukan.
Selain itu, terdapat juga bagian People Also Ask yang berisi berbagai pertanyaan terkait. Fitur ini sangat berguna untuk membuat subjudul artikel atau halaman FAQ.
Dengan cara sederhana ini, Anda dapat memperoleh banyak ide tanpa harus menggunakan software tambahan.
Baca Juga: Bingung Mulai dari Mana? Ini Cara Menulis Artikel SEO Friendly yang Google Sukai
Google Search Console
Di sini Anda juga bisa memanfaatkan data website sendiri. Jika website sudah aktif, Google Search Console menjadi sumber data yang sangat berharga.
Melalui menu Performance, Anda dapat melihat keyword apa saja yang sudah mendatangkan pengunjung, jumlah klik, impresi, hingga posisi rata-rata di hasil pencarian.
Sering kali ada keyword yang sudah berada di halaman pertama tetapi belum memperoleh banyak klik. Kondisi seperti ini bisa menjadi peluang untuk mengoptimalkan judul atau meta description.
Banyak praktisi SEO memanfaatkan Search Console sebagai bagian dari cara riset keyword seo gratis karena datanya berasal langsung dari performa website mereka.
Ubersuggest Versi Gratis
Kalau tools ini di luat goole yang bisa Anda manfaatkan kehebatannya, di sini akan bisa menemukan ide keyword baru. Ubersuggest menyediakan versi gratis dengan fitur yang cukup lengkap bagi pemula.
Tools ini dapat menampilkan:
- Estimasi volume pencarian.
- Tingkat kesulitan SEO.
- Ide keyword turunan.
- Halaman yang memiliki performa terbaik.
Walaupun akses gratisnya memiliki batas harian, informasi yang diberikan sudah cukup membantu untuk menyusun strategi konten. Jika baru memulai belajar SEO, tools ini bisa menjadi pelengkap setelah menggunakan Google Keyword Planner.
AnswerThePublic
Kembali lagi ke tools dari Google, yang bisa mengumpulkan pertanyaan dari calon pembaca. Tidak semua orang mengetik keyword dalam bentuk satu atau dua kata. Banyak juga yang mencari informasi menggunakan kalimat tanya.
AnswerThePublic mengumpulkan berbagai pertanyaan yang sering diajukan pengguna internet, kemudian menyajikannya dalam bentuk visual yang mudah menahaminya. Sebagai contoh, jika memasukkan keyword “website”, tools ini dapat menghasilkan pertanyaan seperti:
- Website untuk bisnis apakah penting?
- Website kapan mulai menghasilkan pengunjung?
- Website bagaimana agar muncul di Google?
Model data seperti ini sangat membantu saat membuat artikel SEO yang benar-benar menjawab kebutuhan pembaca.
Tips Memanfaatkan Cara Mencari Keyword agar Hasilnya Terasa
Setelah memahami berbagai tools di atas, langkah berikutnya adalah memilih keyword yang paling sesuai. Beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan antara lain:
- Prioritaskan keyword yang relevan dengan bisnis.
- Jangan hanya mengejar volume pencarian tinggi.
- Pilih long-tail keyword jika website masih baru.
- Perhatikan maksud pencarian atau search intent.
- Bandingkan data dari beberapa tools sebelum menentukan target.
Baca Juga: Cara Menulis Judul Artikel SEO agar Tetap Nyaman Membacanya
Dengan pendekatan tersebut, proses cara riset keyword untuk website menjadi lebih terarah dan peluang artikel memperoleh trafik organik juga semakin besar.
Riset keyword sendiri bukan lagi pekerjaan yang rumit atau mahal. Berbekal enam tools gratis di atas, siapa pun dapat mulai memahami perilaku pencarian pengguna dan menyusun strategi konten yang lebih efektif. Jika Anda ingin mengembangkan website secara berkelanjutan, mulailah dengan keyword tools gratis, pelajari cara mencari keyword, lalu terapkan cara riset keyword untuk website secara konsisten agar setiap artikel SEO memiliki peluang lebih besar muncul di hasil pencarian Google.
No Responses